Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Dukung Kemandirian Pangan, Lapas Sintang Panen 156 Kg Lele

cek disini

Info Sintang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sintang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kemandirian pangan melalui pembinaan warga binaan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan keberhasilan panen ikan lele sebanyak 156 kilogram, hasil dari program budidaya perikanan yang dikelola di dalam lingkungan lapas.

Panen lele ini menjadi bukti bahwa program pembinaan berbasis keterampilan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.

Hasil Program Pembinaan Warga Binaan

Panen lele dilakukan dari kolam budidaya yang dikelola langsung oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas Lapas Sintang. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Sebanyak 156 kilogram lele yang dipanen menunjukkan hasil yang cukup signifikan dan mencerminkan keberhasilan pengelolaan budidaya secara konsisten dan terencana.

Wujud Dukungan Ketahanan dan Kemandirian Pangan

Kepala Lapas Sintang menyampaikan bahwa program budidaya lele ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. Melalui pemanfaatan lahan dan sarana yang ada, lapas berupaya berkontribusi dalam menciptakan sumber pangan mandiri.

Selain untuk konsumsi internal, hasil panen juga dapat membantu menekan biaya operasional dapur lapas serta meningkatkan kualitas asupan gizi bagi warga binaan.

Lapas Sintang
Lapas Sintang

Baca juga: Pemkab Sintang Lakukan Pengawasan dan Penertiban LPG 3Kg

Melatih Keterampilan dan Tanggung Jawab

Program budidaya lele tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Warga binaan dilatih untuk bertanggung jawab, bekerja sama, serta memahami proses budidaya mulai dari penebaran benih, perawatan, hingga panen.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan etos kerja dan keterampilan wirausaha yang berguna sebagai bekal hidup mandiri setelah masa pidana berakhir.

Sinergi Petugas dan Warga Binaan

Keberhasilan panen lele ini tidak terlepas dari sinergi antara petugas pemasyarakatan dan warga binaan. Pendampingan dilakukan secara rutin untuk memastikan teknik budidaya berjalan dengan baik, termasuk pengelolaan pakan, kualitas air, dan kesehatan ikan.

Pendekatan yang bersifat pembinaan dan pemberdayaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan lapas yang produktif dan positif.

Sejalan dengan Program Pemasyarakatan Produktif

Program budidaya perikanan di Lapas Sintang merupakan bagian dari kebijakan pemasyarakatan produktif yang terus didorong oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui berbagai kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan, lapas diharapkan mampu menjadi tempat pembinaan yang memberikan nilai tambah.

Ke depan, Lapas Sintang berencana mengembangkan program serupa dengan memperluas jenis budidaya maupun meningkatkan kapasitas produksi.

Harapan ke Depan

Dengan keberhasilan panen 156 kilogram lele ini, Lapas Sintang berharap program kemandirian pangan dapat terus berlanjut dan berkembang. Selain meningkatkan kesejahteraan internal, program ini juga diharapkan mampu mengubah stigma masyarakat terhadap warga binaan, bahwa mereka memiliki potensi dan keterampilan untuk berkontribusi secara positif.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Sintang berkomitmen mencetak warga binaan yang lebih siap, mandiri, dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *