Info Sintang – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), warga Kabupaten Sintang menyambut positif pelaksanaan operasi pasar yang digelar pemerintah daerah bersama instansi terkait. Kegiatan ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah potensi kenaikan harga menjelang akhir tahun.
Operasi pasar tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Antusiasme Warga di Lokasi Operasi Pasar
Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi operasi pasar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pangan lainnya. Harga yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang momen Nataru.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar, terutama bagi keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah.
“Kalau menjelang Natal dan Tahun Baru biasanya harga naik. Dengan operasi pasar ini kami sangat terbantu,” ujar salah satu warga.
Upaya Tekan Lonjakan Harga Pangan
Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan bahwa operasi pasar digelar sebagai langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, permintaan kebutuhan pangan cenderung meningkat menjelang Nataru, sehingga berpotensi memicu kenaikan harga.
Melalui operasi pasar, pemerintah berupaya memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tetap stabil di tingkat konsumen.
Kolaborasi Lintas Instansi
Pelaksanaan operasi pasar di Sintang melibatkan berbagai pihak, mulai dari dinas terkait, Bulog, distributor, hingga pelaku usaha pangan. Kolaborasi lintas instansi ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran distribusi serta ketersediaan stok bahan pokok di pasaran.
Pemerintah daerah juga memastikan kualitas dan keamanan bahan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Baca juga: Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar di 113 Titik
Jangkau Wilayah Permukiman dan Pedesaan
Selain digelar di pusat kota, operasi pasar juga direncanakan menyasar wilayah permukiman dan sejumlah kecamatan. Langkah ini dilakukan agar manfaat operasi pasar dapat dirasakan lebih merata, termasuk oleh masyarakat di daerah pinggiran.
Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menekan disparitas harga antarwilayah di Kabupaten Sintang.
Jaga Daya Beli Masyarakat
Operasi pasar tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, masyarakat diharapkan dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang dan nyaman.
Pemerintah daerah menilai stabilitas harga pangan merupakan faktor penting dalam menjaga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Komitmen Kendalikan Inflasi Daerah
Pemkab Sintang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi, termasuk melalui pemantauan harga pasar, penguatan distribusi pangan, dan pelaksanaan operasi pasar secara berkala.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang.
Harapan Masyarakat Jelang Nataru
Dengan adanya operasi pasar, warga Sintang berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil hingga perayaan Natal dan Tahun Baru usai. Pemerintah pun diharapkan terus hadir dan responsif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya pada momen-momen penting seperti Nataru.
Operasi pasar ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi menjelang akhir tahun.
















