Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Dugaan Korupsi Dana Hibah Gereja: Eks Wabup Sintang Tersangka-VW Disita

cek disini

Info Sintang – Kasus dugaan korupsi dana hibah gereja kembali mencuat dan menyeret nama mantan Wakil Bupati Sintang. Aparat penegak hukum resmi menetapkan sang mantan pejabat sebagai tersangka, setelah menemukan bukti kuat terkait penyalahgunaan dana hibah yang semestinya dialokasikan untuk pembangunan fasilitas gereja di wilayah tersebut.

Tidak hanya penetapan tersangka, dalam proses penyidikan, sebuah mobil Volkswagen (VW) yang diduga berkaitan dengan aliran dana korupsi juga turut disita penyidik sebagai barang bukti.

Dana Hibah Tidak Sesuai Peruntukan

Menurut keterangan penyidik, kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan penggunaan dana hibah yang diberikan pemerintah daerah untuk pembangunan gereja. Dalam audit internal, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara laporan penggunaan dana dan hasil pembangunan di lapangan.

“Dana hibah yang seharusnya dipakai untuk pembangunan gereja ternyata mengalir ke pihak-pihak yang tidak berhak. Ini menjadi dasar kami melakukan penyidikan lebih jauh,” ungkap sumber dari aparat penegak hukum.

Beberapa dokumen penting, termasuk proposal pencairan hibah, kuitansi pengeluaran, serta laporan pertanggungjawaban juga telah disita untuk pendalaman.

Penetapan Tersangka Setelah Gelar Perkara

Setelah melalui pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk pengurus gereja, pejabat dinas terkait, dan pihak yang terlibat dalam pencairan dana, penyidik menggelar gelar perkara dan resmi menaikkan status sang mantan Wabup menjadi tersangka.

Penyidik menilai adanya indikasi kuat bahwa tersangka ikut mengatur aliran dana hibah, termasuk menentukan pihak penerima, pengelola dana, hingga penggunaan dana yang tidak sesuai ketentuan.

“Peran tersangka cukup signifikan. Ia diduga memanfaatkan jabatannya untuk mengintervensi proses pencairan hibah,” ujar penyidik.

Korupsi Dana Hibah Gereja
Korupsi Dana Hibah Gereja

Baca juga: Distanbun Sintang Gencarkan Vaksinasi Rabies Ke Wilayah Kecamatan

Mobil VW Diduga Dibeli dari Dana Hibah

Salah satu temuan mencolok adalah penyitaan satu unit mobil Volkswagen (VW) yang diduga kuat dibeli menggunakan dana hasil penyimpangan hibah. Mobil tersebut kini diamankan di kantor penyidik untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Mobil itu dibeli pada periode yang sama dengan pencairan hibah. Kami mendalami apakah dana yang digunakan berasal dari anggaran hibah,” jelas penyidik.

Penyitaan mobil ini membuat publik semakin yakin bahwa penyelewengan dana hibah gereja tersebut melibatkan jumlah uang yang cukup besar.

Respons Masyarakat dan Tokoh Gereja

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Sintang. Sejumlah tokoh agama menyayangkan tindakan yang diduga dilakukan mantan pejabat tersebut, mengingat dana hibah gereja seharusnya menjadi penopang pembangunan sarana ibadah bagi umat.

“Kami sangat kecewa. Dana hibah itu untuk pelayanan dan pembangunan rumah Tuhan. Jika diselewengkan, itu bukan hanya merugikan gereja, tetapi juga merugikan masyarakat yang membutuhkan fasilitas ibadah,” ujar salah satu tokoh gereja.

Warga Sintang pun berharap aparat bekerja profesional dan transparan hingga kasus ini tuntas.

Pemda Sintang Siap Bantu Proses Hukum

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui juru bicaranya menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap membantu penyidik bila dibutuhkan.

“Kami terbuka dan siap memberikan dokumen apa pun yang diperlukan. Kasus ini harus menjadi pelajaran penting agar pengelolaan dana hibah lebih transparan dan tepat sasaran,” ujar perwakilan Pemda.

Pemda berjanji akan memperketat proses seleksi, verifikasi, dan pengawasan hibah untuk mencegah kasus serupa terulang.

Proses Hukum Berlanjut

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait akan terus dilakukan dalam waktu dekat.

Tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan wewenang dan penggunaan dana negara yang tidak sesuai peruntukan, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

Kasus ini diperkirakan menjadi salah satu perhatian publik terbesar di Sintang tahun ini, mengingat melibatkan tokoh yang pernah menduduki jabatan penting di pemerintahan daerah.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *