Info Sintang — Dua pelajar berprestasi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sintang, Kalimantan Barat, mewakili sekolah mereka untuk berlaga dalam ajang Kompetisi Religi dan Seni Islami (KREASI) tingkat provinsi tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pontianak, mulai Senin (3/11/2025) hingga Kamis (6/11/2025), dan diikuti oleh puluhan madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Kedua pelajar tersebut adalah Nur Aisyah dan M. Rafi Pratama, masing-masing tampil di cabang lomba Kaligrafi Kontemporer dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Remaja. Keduanya berhasil melaju ke tingkat provinsi setelah menjuarai seleksi tingkat kabupaten yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu.
Ajang Mengasah Potensi dan Karakter Islami
Kepala MTsN Sintang, Hj. Siti Rahmah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi kedua siswanya tersebut. Ia menilai keikutsertaan mereka di KREASI bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan madrasah.
“MTsN Sintang selalu mendorong siswa untuk berani menunjukkan potensi mereka. Ajang KREASI ini adalah ruang bagi generasi muda Islam untuk menyalurkan bakat seni, memperdalam pemahaman agama, serta menguatkan keimanan,” ujar Siti Rahmah, Selasa (4/11/2025).
Menurutnya, pihak sekolah telah melakukan persiapan matang melalui latihan rutin, bimbingan guru pembina, serta dukungan moral dari seluruh warga madrasah. “Kami tidak menargetkan juara semata, yang terpenting siswa berani tampil dan membawa nama baik madrasah dengan akhlak yang baik,” tambahnya.
Dukungan dari Kemenag Sintang
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sintang, H. Bahruddin, turut memberikan apresiasi atas keikutsertaan siswa MTsN Sintang dalam ajang tersebut. Ia berharap prestasi mereka bisa menjadi inspirasi bagi madrasah lain di wilayah Sintang.
“Ajang KREASI bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses pembelajaran dan penguatan karakter religius di kalangan pelajar madrasah. Kami bangga ada wakil dari Sintang yang terus berprestasi,” kata Bahruddin.
Kemenag Sintang, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan pengembangan bakat siswa madrasah baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membina potensi siswa sejak dini.

Baca juga: Puluhan Peserta Wakili Sintang di Pesparani Kalbar
Harapan dari Siswa Peserta
Salah satu peserta, Nur Aisyah, mengaku antusias mengikuti lomba kaligrafi di tingkat provinsi. “Saya ingin menunjukkan bahwa seni Islam itu indah dan bisa menjadi cara kita mendekatkan diri kepada Allah. Saya juga ingin membanggakan guru dan orang tua,” ujarnya penuh semangat.
Sementara M. Rafi Pratama mengatakan dirinya terus berlatih melantunkan ayat suci dengan bimbingan guru dan pembina. “Setiap malam saya berlatih tajwid dan makhraj huruf supaya bacaan saya lebih baik. Semoga hasilnya maksimal,” katanya.
Wujudkan Madrasah Hebat Bermartabat
Melalui keikutsertaan di ajang KREASI, MTsN Sintang berharap dapat memperkuat citra madrasah sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, beriman, dan berbudaya.
“Semangat mereka adalah semangat madrasah kita semua. Kami yakin pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk masa depan,” tutup Kepala MTsN Sintang.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, keikutsertaan dua pelajar MTsN Sintang di ajang KREASI menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan generasi muda kreatif, berakhlak mulia, dan siap berkompetisi di tingkat nasional.
















