Info Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kembali menghadirkan program inovatif untuk masyarakat. Kali ini, Perpustakaan Sintang menyiapkan ajang Asah Talenta yang ditujukan bagi generasi muda, pelajar, dan masyarakat umum guna mengembangkan minat, bakat, serta kemampuan literasi mereka.
Wadah Kreativitas dan Literasi
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sintang, dalam keterangannya, menyebutkan ajang ini merupakan upaya menghadirkan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan pengembangan potensi diri.
“Perpustakaan sekarang tidak lagi sebatas rak buku dan tempat pinjam bacaan, tapi sudah jadi pusat kegiatan masyarakat. Ajang Asah Talenta ini salah satunya,” ujarnya.
Ragam Kompetisi
Dalam ajang tersebut, sejumlah lomba dan kegiatan disiapkan, mulai dari:
-
Lomba membaca puisi dan mendongeng untuk pelajar SD hingga SMA.
-
Kompetisi menulis esai dan cerpen.
-
Pameran karya literasi dan multimedia dari siswa dan komunitas.
-
Pelatihan singkat (workshop) keterampilan digital, seperti desain grafis dan pembuatan konten kreatif.
Dengan ragam kegiatan ini, peserta diberi kesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah soft skill dan kreativitas.

Baca juga: Pelantikan P3K RRI Sintang: Jadilah ASN BerAkhlak
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Bupati Sintang menyambut baik program tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah investasi jangka panjang. “Ajang seperti ini penting agar generasi kita semakin siap menghadapi tantangan global, tidak hanya cerdas membaca buku, tapi juga berani tampil dan berdaya saing,” ungkapnya.
Pemkab Sintang juga mendorong agar kegiatan ini dijadikan agenda rutin tahunan, sehingga memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak dan remaja dari berbagai sekolah serta komunitas untuk ikut serta.
Antusiasme Masyarakat
Sejumlah sekolah dan komunitas literasi di Sintang telah menyatakan minat untuk ikut serta. Para guru dan orang tua pun mendukung penuh kegiatan ini, menganggapnya sebagai sarana positif untuk menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif dan mengarahkan mereka pada kegiatan produktif.
“Anak-anak sekarang perlu ruang kreatif. Kalau ada lomba di perpustakaan, tentu akan lebih semangat membaca dan menulis,” ujar seorang guru SMP di Sintang.
Harapan ke Depan
Perpustakaan Sintang berharap ajang ini dapat menjadi cikal bakal lahirnya talenta lokal di bidang sastra, seni, dan keterampilan digital. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya literasi yang menjadi fokus pembangunan daerah.
“Semoga dari sini lahir penulis, pembicara, bahkan seniman yang nantinya bisa mengharumkan nama Sintang,” pungkas Kepala Dinas Perpustakaan.
















