Sintang – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Sintang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, RRI Sintang menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sintang sebagai salah satu satuan kerja mitra terbaik dalam pengelolaan keuangan negara.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Sintang, Supriadi, kepada Kepala RRI Sintang, Yulius Andi, dalam sebuah acara yang digelar di Aula KPPN Sintang pada Jumat (22/8).
Apresiasi atas Tata Kelola Keuangan
Dalam sambutannya, Kepala KPPN Sintang menjelaskan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada satuan kerja yang dinilai mampu menjaga akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap aturan dalam pelaksanaan anggaran.
“RRI Sintang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengelola anggaran sesuai prinsip tata kelola keuangan negara yang baik. Ini adalah bentuk penghargaan kami terhadap kerja keras dan integritas yang ditunjukkan,” ungkap Supriadi.

Baca juga: Ketua DPRD Sintang Tekankan Nilai Spiritual Robo’-Robo’
Komitmen RRI Sintang
Kepala RRI Sintang, Yulius Andi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya hasil kerja internal, melainkan juga dukungan semua pihak yang selama ini bersinergi dengan RRI.
“Penghargaan ini memacu kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas layanan publik, dan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Yulius.
Dorongan untuk Terus Berinovasi
Selain fokus pada tata kelola keuangan, RRI Sintang berkomitmen memperkuat perannya sebagai media publik yang netral, independen, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Berbagai program siaran edukatif, budaya, dan informasi pembangunan daerah akan terus diperkuat agar semakin bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Sintang dan sekitarnya.
Sinergi KPPN dan RRI
KPPN Sintang berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja di wilayah Kabupaten Sintang untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kinerja.
“Kami ingin semua instansi memiliki standar pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” pungkas Supriadi.
















