Info Sintang – Menteri Sosial (Mensos) RI melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Bekasi pada Senin (22/9) untuk meninjau secara langsung perkembangan pendidikan anak-anak di sekolah tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Sosial memastikan akses pendidikan inklusif dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Tinjau Proses Belajar Mengajar
Dalam kunjungan itu, Mensos menyempatkan diri berkeliling kelas, melihat proses belajar mengajar, serta berdialog dengan guru dan para siswa. Ia tampak antusias saat menyapa anak-anak dan memberikan motivasi agar tetap semangat menuntut ilmu meski dengan segala keterbatasan.
“Saya bangga melihat anak-anak di Sekolah Rakyat Bekasi ini tetap semangat belajar. Walaupun fasilitas sederhana, semangat mereka sangat luar biasa. Inilah generasi penerus bangsa yang harus terus kita dukung,” ujar Mensos.
Peran Sosial Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat Bekasi dikenal sebagai salah satu sekolah alternatif yang memberi kesempatan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, anak jalanan, maupun mereka yang terancam putus sekolah. Dengan tenaga pendidik relawan, sekolah ini sudah berdiri lebih dari satu dekade dan melahirkan banyak alumni yang berhasil melanjutkan ke jenjang pendidikan formal.
Kepala Sekolah Rakyat Bekasi, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian langsung dari Kementerian Sosial. “Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami semua. Selama ini kami berjuang agar anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan. Semoga ke depan dukungan pemerintah semakin besar,” katanya.

Baca juga: Kedubes Jepang Gandeng Pemda Gelar Jak-Japan Matsuri
Aspirasi Guru dan Orang Tua
Dalam dialog dengan Mensos, para guru menyampaikan kendala yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan fasilitas belajar, kebutuhan buku dan alat tulis, hingga dukungan biaya operasional. Sementara para orang tua berharap sekolah ini mendapat pengakuan lebih luas dari pemerintah, sehingga anak-anak memiliki akses lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan formal.
“Kami ingin anak-anak kami tidak ketinggalan. Sekolah rakyat ini sudah banyak membantu, tapi masih perlu dukungan lebih,” ungkap Wati, salah satu orang tua murid.
Pemerintah Siapkan Dukungan
Merespons aspirasi tersebut, Mensos menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Kementerian Pendidikan, untuk memperkuat peran sekolah rakyat sebagai jaring pengaman pendidikan. “Kami akan mencari cara agar sekolah rakyat bisa mendapat dukungan lebih baik, karena pendidikan adalah hak semua anak bangsa,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus memprioritaskan program bantuan sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, termasuk akses pendidikan untuk anak-anak yang kurang mampu.
Harapan untuk Masa Depan
Kunjungan Mensos ke Sekolah Rakyat Bekasi disambut dengan antusias oleh siswa yang menampilkan berbagai pertunjukan seni sederhana. Momen ini menjadi simbol harapan bahwa anak-anak dari latar belakang ekonomi sulit tetap memiliki peluang untuk menggapai cita-cita.
Dengan dukungan pemerintah, guru, orang tua, serta masyarakat, sekolah rakyat diharapkan terus berkembang dan menjadi jembatan bagi terciptanya generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
















