Info Sintang – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sintang menggelar seleksi perlombaan Dakwah Wisata sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam yang kreatif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan majelis taklim dan dai-dai terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sintang.
Seleksi tersebut dilaksanakan untuk menjaring peserta yang akan mewakili Sintang pada ajang perlombaan Dakwah Wisata di tingkat yang lebih tinggi.
Dakwah Dikemas Lebih Kreatif dan Edukatif
Ketua BKMT Sintang menyampaikan bahwa Dakwah Wisata merupakan salah satu bentuk inovasi dakwah yang memadukan pesan keagamaan dengan potensi wisata dan budaya lokal. Melalui pendekatan ini, dakwah diharapkan lebih mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.
“Dakwah tidak harus selalu dilakukan di mimbar masjid. Melalui Dakwah Wisata, nilai-nilai Islam bisa disampaikan secara santun, menarik, dan kontekstual dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Seleksi Ketat, Fokus pada Materi dan Penyampaian
Dalam proses seleksi, para peserta dinilai oleh dewan juri berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya penguasaan materi dakwah, cara penyampaian, ketepatan tema, serta kemampuan mengaitkan pesan keagamaan dengan potensi wisata dan kearifan lokal Sintang.
Peserta tampil membawakan materi dakwah yang mengangkat nilai akhlak, toleransi, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya daerah.

Baca juga: Tim Pesparani Sintang Melaju ke Ajang Nasional
Dorong Peran Dai dan Majelis Taklim
BKMT Sintang berharap kegiatan ini dapat mendorong para dai dan anggota majelis taklim untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas dakwah. Selain sebagai ajang seleksi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan berbagi pengalaman antarpendakwah.
“Kami ingin melahirkan dai-dai yang tidak hanya paham agama, tetapi juga mampu membaca situasi sosial dan potensi daerah,” kata salah satu pengurus BKMT Sintang.
Sinergi Dakwah dan Promosi Daerah
Dakwah Wisata dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata lokal. Dengan pendekatan religi, destinasi wisata dapat dikenalkan sebagai ruang edukasi, refleksi spiritual, dan penguatan karakter masyarakat.
BKMT Sintang menegaskan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mengembangkan konsep dakwah yang mendukung pembangunan daerah.
Harapan Lahirkan Wakil Terbaik Sintang
Melalui seleksi ini, BKMT Sintang berharap dapat melahirkan peserta terbaik yang mampu membawa nama Kabupaten Sintang dengan baik di tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat dakwah yang sejuk, mencerdaskan, dan menyejukkan kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap Dakwah Wisata dapat menjadi media dakwah yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi umat,” pungkas Ketua BKMT Sintang.
















